Minggu, 27 Mei 2012

Iklan...?

Kalo ngomongin soal produk, kita pasti langsung inget sama iklan produk tersebut. Dari banyaknya iklan yang kita liat di tivi, koran, radio, majalah atau koran, iklan yang paling bisa meng-eksplore kreatifitas tentu aja iklan tivi. Tapi dari semua iklan yang kita liat, beberapa iklan pasti lebih menarik dari iklan lainnya, dilihat dari jargon, tema bahkan cara penyampaiannya. Beberapa iklan dengan rating paling oke menurut saya, misalnya:
  1. Axis. Entah bagaimana cara mereka mencari ide, namun operator yang mengusung warna ungu ini selalu punya ide ber-iklan paling kreatif tanpa harus menyinggung promosi operator-operator saingannya.
  2. Djarum 76. Dengan tema sospol, iklan Djarum 76 selalu menghadirkan senyum di wajah saya.
  3. Nutrilon. Perpaduan antara pemandangan yang indah dan puisi yang dibacakan oleh seorang anak, iklan ini bener-bener bikin terharu.
  4. Rinso Anti Noda. Mengusung tema "Noda itu Baik", iklan ini selalu bercerita tentang kreatifitas anak-anak.
Sebenarnya masih banyak iklan-iklan yang menarik, tapi saya lupa apa aja. Kalo teman-teman mau membantu mengingatkan, silahkan.

Minggu, 06 Mei 2012

Aku Akan Selalu mendoakanmu

Jika saat nanti kau kembali tapi tidak dapat menemukan ku atau menebak dimana aku berada saat itu, ingatlah bahwa aku pernah berada dalam posisimu. Aku sudah teramat lelah menunggu kabar yang tak pernah kau kirim kan kepadaku, hingga akhirnya ku putuskan untuk pergi. Maaf.

Jika nanti kau ingin menghubungiku untuk berbagi kisah tentang harimu atau meminta pendapatku tentang sesuatu namun tak bisa, ingatlah bahwa aku pernah berada dalam posisimu. Dulu, aku pernah mengirimkan pesan namun entah mengapa sepertinya kau abaikan. Jadi saat kini aku menghilang, silahkan kau tanya pada hatimu.

Jika nanti kau merasa benar-benar sendiri, diam merenung memikirkan sesuatu sambil menatap bintang di sebuah kursi taman seperti dulu, ingatlah bahwa aku pernah berada dalam posisimu. Saat kau putuskan untuk menghilang tanpa pernah memikirkan bagaimana aku nanti, aku akhirnya mengerti bahwa kau tidak butuh aku lagi. Jadi dengan sadar, aku pun undur diri.